VNL Resmi Hapus Dream Team, Penghargaan Individu Kini Pakai Format Baru

Mimin · · 1 menit baca

Volleyball Nations League (Foto: Volleyball World)

VOLLEYTALKS.COM – Kompetisi Volleyball Nations League (VNL) mulai musim 2026 akan menghadirkan perubahan besar dalam sistem penghargaan individu. Salah satu perubahan paling mencolok adalah dihapusnya penghargaan Dream Team yang selama ini menjadi tradisi di akhir turnamen.

Keputusan tersebut menandai berakhirnya salah satu momen paling dinantikan penggemar setiap edisi VNL, di mana pemain terbaik di setiap posisi biasanya diumumkan setelah laga final.

Selain menghapus Dream Team, format penentuan penghargaan individu juga mengalami perubahan signifikan. Mulai tahun ini, seluruh penghargaan individu akan ditentukan langsung setelah fase preliminary round atau babak penyisihan selama tiga pekan selesai.

Penilaian akan sepenuhnya berdasarkan data statistik resmi pertandingan yang dikumpulkan sepanjang fase penyisihan. Artinya, performa pemain di babak final tidak lagi memengaruhi perebutan gelar individu reguler.

Beberapa kategori penghargaan yang tetap dipertahankan di VNL antara lain:

  • Best Scorer
  • Best Attacker
  • Best Blocker
  • Best Server
  • Best Setter
  • Best Digger
  • Best Receiver

Sementara itu, penghargaan Most Valuable Player (MVP) tetap menjadi penghargaan paling prestisius di turnamen ini. Namun, sistem penentuannya dibuat berbeda dibanding kategori lain.

Pemain yang masuk kandidat MVP hanya berasal dari tim yang tampil di partai final. Pemenang MVP nantinya dipilih melalui kombinasi voting penggemar dan penilaian panel ahli setelah turnamen berakhir.

Hingga saat ini, pihak FIVB maupun Volleyball World belum merilis penjelasan detail tambahan terkait alasan perubahan format penghargaan tersebut. Namun langkah ini diperkirakan bertujuan untuk membuat sistem penilaian lebih objektif dan berbasis statistik resmi.

Scroll to Top