Bhayangkara Presisi Cetak Sejarah, Juara AVC Champions League 2026
Bhayangkara Presisi mengangkat trofi AVC Champions League 2026 usai keluar sebagai juara Asia. (Foto: AVC)
VOLLEYTALKS.COM – Wakil Indonesia Jakarta Bhayangkara Presisi, sukses mencetak sejarah dengan meraih gelar juara AVC Champions League 2026 usai menaklukkan wakil Iran, Foolad Sirjan Iranian, dalam laga final yang berlangsung sengit.
Dalam pertandingan final yang penuh tensi, Bhayangkara Presisi menang dengan skor 3-1 (25-20, 24-26, 25-23, 25-23). Kemenangan ini sekaligus menjadi gelar AVC Champions League pertama dalam sejarah klub dan salah satu pencapaian terbesar bagi voli Indonesia di level Asia.
Bhayangkara Presisi tampil percaya diri sejak set pertama. Permainan cepat serta serangan efektif membuat wakil Indonesia mampu mengamankan set pembuka dengan skor 25-20. Namun, Foolad Sirjan memberikan perlawanan ketat pada set kedua dan berhasil menyamakan kedudukan setelah menang dramatis 26-24.
Memasuki set ketiga dan keempat, pertandingan berlangsung semakin panas. Kedua tim saling kejar poin hingga akhir set. Meski mendapat tekanan besar dari klub asal Iran tersebut, Bhayangkara Presisi mampu tampil lebih tenang di momen krusial untuk menutup dua set terakhir dengan skor identik 25-23.
Keberhasilan ini menjadi pencapaian bersejarah bagi Bhayangkara Presisi sekaligus menegaskan perkembangan positif voli Indonesia di kancah internasional. Dukungan para pemain lokal dan performa konsisten sepanjang turnamen menjadi kunci keberhasilan tim meraih trofi bergengsi Asia tersebut.
Sementara itu, Foolad Sirjan juga layak mendapat apresiasi setelah tampil impresif sepanjang kompetisi dan memberikan perlawanan sengit di partai final.
Berkat hasil ini, kedua finalis dipastikan lolos ke ajang FIVB Club World Championship 2026. Kehadiran Bhayangkara Presisi di turnamen dunia tersebut tentu menjadi momen yang dinantikan para pecinta voli Indonesia.
Gelar ini juga menjadi bukti bahwa klub-klub Asia Tenggara kini mampu bersaing dengan kekuatan tradisional voli Asia dan tampil kompetitif di level tertinggi.
