FIVB Resmi Suspend Federasi Voli Filipina, Bentuk Komite Sementara untuk Kelola PNVF
VOLLEYTALKS.COM – Federasi Bola Voli Internasional (FIVB) resmi menjatuhkan sanksi suspend kepada Philippine National Volleyball Federation (PNVF). Keputusan tersebut diumumkan langsung oleh Board of Administration FIVB melalui pernyataan resmi yang dirilis pada Jumat waktu setempat.
Sebagai tindak lanjut dari keputusan tersebut, FIVB juga membentuk sebuah Ad Hoc Committee atau komite sementara yang akan mengambil alih pengelolaan dan pengawasan aktivitas bola voli di Filipina selama masa suspend berlangsung.
Dalam pernyataannya, FIVB menyebut langkah ini dilakukan untuk memastikan stabilitas organisasi, menjaga kesejahteraan atlet, serta menjamin kelanjutan perkembangan olahraga voli di Filipina tetap berjalan dengan baik.
“Untuk memastikan stabilitas, kesejahteraan atlet, dan kelanjutan perkembangan olahraga, sebuah Ad Hoc Committee ditunjuk untuk sementara mengawasi tata kelola bola voli di negara tersebut,” tulis FIVB dalam pernyataan resminya.
Keputusan suspend ini dilakukan sesuai Pasal 1.9.1 Regulasi Umum FIVB. Melalui aturan tersebut, FIVB memiliki kewenangan untuk menunjuk komite sementara guna mengelola federasi nasional yang sedang mengalami permasalahan dalam tata kelola organisasi.
Komite sementara tersebut nantinya akan menjalankan urusan administrasi PNVF selama masa suspend sekaligus menyusun roadmap atau peta jalan agar federasi voli Filipina dapat kembali memperoleh status aktif sepenuhnya di bawah FIVB pada masa mendatang.
Selain itu, FIVB juga mengungkapkan bahwa keputusan suspend terhadap PNVF berkaitan dengan adanya “serious governance concerns” atau masalah tata kelola serius yang sedang menjadi perhatian federasi internasional. Beberapa dugaan pelanggaran kode etik FIVB juga disebut masih dalam proses investigasi oleh panel etik independen.
Meski berada dalam status suspend, FIVB menegaskan bahwa pembentukan Ad Hoc Committee bertujuan agar seluruh aktivitas voli di Filipina, termasuk program atlet dan agenda internasional, tetap dapat berjalan selama proses penataan organisasi berlangsung.
Hingga saat ini belum ada penjelasan rinci mengenai pihak atau pelanggaran spesifik yang menjadi objek investigasi. Namun keputusan ini menjadi perhatian besar di dunia voli Asia mengingat Filipina dalam beberapa tahun terakhir aktif menjadi tuan rumah berbagai turnamen internasional dan terus meningkatkan prestasi tim nasionalnya.
