Talkvolley.com – Asian Volleyball Confederation (AVC) secara resmi merilis sistem kualifikasi AVC Continental Championships 2026, turnamen kontinental bergengsi yang mempertemukan tim-tim nasional terbaik di kawasan Asia. Pengumuman ini sekaligus menjawab berbagai pertanyaan publik, termasuk alasan Timnas Voli Putra Indonesia tidak masuk dalam daftar peserta pada edisi 2026.
AVC Continental Championships merupakan ajang elite yang dirancang untuk menjaga kualitas kompetisi di level tertinggi Asia. Tidak semua negara anggota AVC dapat ambil bagian, karena jumlah peserta dibatasi dan ditentukan melalui jalur kualifikasi yang ketat, berbasis prestasi, peringkat dunia, serta representasi zona.
Format dan Jalur Kualifikasi Resmi
Dalam regulasi terbaru yang dirilis AVC, terdapat beberapa jalur resmi yang digunakan untuk menentukan tim peserta AVC Continental Championships 2026.
Pertama, satu slot otomatis diberikan kepada negara tuan rumah. Status tuan rumah menjadi jalur paling pasti karena langsung mengamankan tiket tanpa melalui kualifikasi tambahan.
Kedua, satu tiket dialokasikan untuk juara bertahan edisi sebelumnya. Namun, apabila juara bertahan berstatus sebagai tuan rumah, maka slot tersebut dialihkan kepada runner-up turnamen sebelumnya.
Ketiga, AVC memberikan satu slot khusus bagi juara AVC Nations Cup 2025. Turnamen ini memiliki peran penting karena menjadi jalur alternatif bagi negara-negara Asia yang tidak berpartisipasi di Volleyball Nations League (VNL).
Keempat, sebanyak empat tim ditentukan melalui peringkat dunia FIVB, dengan acuan peringkat per 1 Januari 2026. Jalur ini menegaskan pentingnya konsistensi performa internasional dan partisipasi aktif dalam turnamen resmi FIVB.
Terakhir, sisa tiket diperebutkan melalui kualifikasi zona AVC. Lima zona CAVA (Asia Tengah), EAVA (Asia Timur), OZVA (Oseania), SAVA (Asia Tenggara), dan WAVA (Asia Barat) masing-masing hanya mendapatkan satu slot.
Dengan skema tersebut, jumlah peserta AVC Continental Championships 2026 menjadi sangat terbatas.

Daftar Negara Peserta Resmi
Berdasarkan rilis resmi AVC, berikut adalah negara-negara yang dipastikan tampil pada AVC Volleyball Continental Championships 2026.
Sektor Putri (Tianjin, China):
China (tuan rumah), Australia, Hong Kong (China), Indonesia, Iran, Jepang, Kazakhstan, Korea, Lebanon, Chinese Taipei, Thailand, dan Vietnam.

Sektor Putra (Fukuoka, Jepang):
Jepang (tuan rumah), Australia, Bahrain, China, India, Iran, Korea, New Zealand, Oman, Qatar, Chinese Taipei, dan Thailand.

Indonesia Gagal Memenuhi Jalur Kualifikasi
Berdasarkan sistem tersebut, Timnas Voli Putra Indonesia dipastikan tidak lolos ke AVC Continental Championships 2026. Kegagalan ini bukan disebabkan oleh pencoretan sepihak atau kebijakan diskriminatif, melainkan murni karena Indonesia tidak memenuhi satu pun jalur kualifikasi resmi.
Indonesia tidak berstatus sebagai tuan rumah, sehingga jalur otomatis tertutup. Pada edisi sebelumnya, Indonesia juga tidak finis sebagai juara maupun runner-up, yang membuat jalur juara bertahan tidak dapat dimanfaatkan.
Pada ajang AVC Nations Cup 2025, Indonesia gagal meraih gelar juara. Padahal, turnamen ini menjadi salah satu jalur paling realistis bagi negara-negara Asia Tenggara untuk mengamankan tiket ke kejuaraan kontinental.
Dari sisi peringkat dunia FIVB, Indonesia juga belum mampu menembus empat besar Asia sesuai batas peringkat per 1 Januari 2026. Negara-negara Asia seperti Jepang, Iran, Tiongkok, dan beberapa kekuatan Asia Barat masih unggul dalam hal konsistensi prestasi internasional dan perolehan poin ranking.
Sementara itu, pada jalur kualifikasi zona SAVA (Asia Tenggara), tiket diberikan kepada Thailand yang berstatus sebagai juara SEA Games. Dengan kuota hanya satu tim untuk kawasan Asia Tenggara, hasil tersebut membuat Indonesia harus kembali gagal mengamankan tempat di AVC Continental Championships 2026.

